Selasa, 13 Oktober 2015

Susunan struktur rambut



Susunan rambut

     Pada rambut dapat dibedakan bagian-bagian berikut :
a.       Ujung rambut : lancip pada rambut yang tidak pernah terpotong.
b.      Batabg rambut : bagian rambut yang terdapat di atas permukaan kulit.
c.   Akar rambut : bagian rambut yang tertanam dalam kulit.
Akar rambut tertanam miring dalam kulit, terselubung oleh kandung rambut (folikel rambut) . akar rambut kepala tertanam amat dalam dan dapat mencapai hypodermis, sedangkan bulu roma akarnya hanya sampai di lapisan atas kulit jangat.

     Susunan zat tanduk batang rambut dan akar rambut tidak berbeda. Hanya bagian terdalam akar yang melebar, berwarnake putih- keputihan dan masih lembek, berbeda dari bagian-bagian lebih atas dan dikenal sebagai umbi rambut. Sel-selnya mengandung parakeratin, zat pendahulu keratin (zat tanduk) . sel-selnya umbi rambut adalah sel-sel benih yang terus menerus  bertambah banyak. Sel-sel yang baru terbentuk mendorong sel-sel yang lebih tua ke atas. Sel-selrambut yang terdorong  ke atas akan mengalami proses pertandukan (keratinisasi). Di samping sel-sel tunas tadi di dalam umbi rambut terdapat pula melanosit yang berguna untuk perbentukan pigmen melanin.
    Pada dasar umbi rambut terdapat suatu cekungan. Di dalam cekungan ini terdapat segumpal jaringan penyambung dengan pembuluh-pembuluh darah dan getah bening yang halus, serta serabut-serabut untuk pemberian makanan pada umbi rambut dan untuk persarafan kandung rambut.
Pada potongan melintang batang rambut ternyata, bahwa rambut terdiri atas tiga bagian yang teratur secara konsentris.
1.       Selaput rambut(cutikula) : terdiri atas sel-sel tanduk gepeng yang  tersusun seperti sisik ikan, yang bawahnya menutupi yang atas. Susunan demikian memungkinkan tercapainya hasil yang diinginkan pada penyasakan rambut, karena sisik-sisik selaput rambut yang satu menyangkut pada sisik-sisik yang berdekatan. Penyasakan rambut terlampau sering meragangkan hubungan sel-sel selaput rambut, merusak selaput rambut, sehingga cairan lebih mudah masuk ke dalam rambut.

2.       Kulit rambut (cortex) : terdiri atas sel-sel tanduk yang berbentuk kumparan tersusun secara memanjang dan mengandung butir-butir melanin. Sel-sel tanduk terdiri atas serabut-serabut keratin, yang tersusun secara memanjang. Tiap serabut(fibril) merupakan pilihan molekul-molekul keratin seperti tali. Molekul-molekul keratin berada dalam bentuk spiral dan antara molekul-molekul tadi terdapat ikatan-ikatan yang mempertahankam bentuk rambut. Sehubungan dengan keadakan-keadakan tersebut maka :
-          Rambut dapat digerakan;
-          Dengan melepaskan ikatan-ikatan antara molekul-molekul tanduk, lalu menggulung rambut dalam bentuk yang dikehendaki dan akhirnya menyambung lagi ikatan-ikatan yang dilepaskan, rambut dapat diubah bentuknya secara tetap(pengeritingan).

3.       Sumsum rambut (medulla) : berupa bagian tengah rambut yang terbentuk oleh zat tanduk     yang berwujud anyaman dengan rongga-rongga yang berrisikan hawa.
Penampangan melintang rambut lurus berbentuk bundar atau jorong(oval), sedangkan pada rambut berombak pembagian zat tanduknya di dalam cortex menebal pada satu sisi. Rambut keriting penempang melintangnya tidak menentu(kadang-kadang berbentuk ginjal).

semoga bermanfaat @klara

Tidak ada komentar:

Posting Komentar