Tampilkan postingan dengan label Kelainan Rambut. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kelainan Rambut. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 Oktober 2015

Kelainan Rambut



Kelainan rambut

1.       Kelainan kelebatan rambut
a.       Hypertrichosis
Ini adalah pertumbuhan rambut yang lebih lebat dari normal. Iasanya merupakan kelainan bawaan. Pada laki-laki dapat disertai dengan pertumbuhan rambut di punggung dan di dada. Pada perempuan terjadi pertumbukan kumis dan janggut. Hypertrichosis pada perempuan disebut hirsutisme.
b.      Hypotrichosis
Ini adalah kelainan yang ditandai dengan kurang lebatnya pertumbuhan rambut.

2.       Infeksi rambut karena jamur
         Pada tinea capitis tidak saja kulit kepala terjangkit jamur, tetapi seringkali jamur pun tumbuh di rambut pada daerah yang mengalami infeksi. Di batang rambut jamur dapat tumbuh hanya pada permukaan saja(ectothrix) atau menyusup ke dalam kulit rambut (endothrix). Zat tanduk rambut menjadi rusak dan rambut mudah patah. Pada piedra(trychosporosis) jamur menenbus kutikula rambut, tumbuh secara melingkar dengan membentuk simpul-simpul yang berwarna hitam atau kelabu, keras dan tidak dapat ditarik lepas. Sebelum simpul terlepas, rambut terlebih dahulu akan patah.

3.       Infeksi rambut karena serangga
         Pediculosis capitis : infeksi rambut oleh kutu kepala(pediculus capitis), biasanya karena kontak langsung . Pembasmi kutu kepala kini dilaksanakan dengan  D.DT. atau gameksan 1-2% dicampur dengan talk, xylol, bensin-bensoat, eurax. Telur kutu kepala dapat dilepaskan dari rambut dengan membasahkan rambut dengan larutan cuka yang pekat, dibiyarkan selama satu malam dan esuk harinya rambut dicuci dan disisir dengan sisir serit.

4.       Kelainan rambut karenan zat tanduk
a.       Trichoptilosis
Ujung-ujung rambut terbelah secara memanjang . Kelainan ini dapat terjadi secara konstitusional, karena gangguan gizi, akibat suhu panas, bahan kimia atau karena rangsangan-rangsangan mekanis.
b.      Penyakit mutiara atau trichorrhexis nodosa
Pada penyakit mutiara dijumpai bagian-bagian yang menebal pada batang rambut .Bagian-bagian ini warnanya lebih muda dan terjadi karena zat tanduk dibagian-bagian ini terpecah- pecah, hingga rambut mudah patah. Jika rambut patah, ujungnya berjumbai seperti kwas untuk mengecat. Rambut demikian, yang seolah-olah beruas seperti bamboo, terkenal sebagai ‘’bamboo hair’’ . Kerusakan zat tanduk dapat terjadi karena sebab-sebab mekanis (sikar rambut yang berujung keras), sebab-sebab termis (panas kering)atau sebab-sebab kimiawi (shampoo yang sangat lindi, bleaching) .
c.       Trichoclasia
Pada keadakan ini rambut mudah patah , karena zat tanduk mengalami kemunduran kualitas. Trichoclasia antara lain terjadi pada penyakit mutiara.

5.       Kelainan rambut berdasarkan kelainan umbi rambut
a.       Pill anulati(ringed hair)
Rambut menunjukan bagian- bagian yang berwarna gelap dan pucat secara selang-seling. Di bagian yang pucat medulla rambut mengandung banyak gelembung hawa.
b.      Monilethrix
Pada rambut terdapat bagian-bagian yang melebar secara gembung diseling dengan bagian-bagian yang lebih tipis. Medulle rambut bagian yang gembung bergelembung hawa, sehingga rambut mudah patah di bagian-bagian ini. Kelainan diturun temurunkan.
c.       Pili torti
Rambut tumbuh secara terpilin sepanjang poros panjang rambut.
d.      Trichonodosis
Pada rambut terdapat simpul-simpul sejati atau bentuk yang menyerupai simpul. Ini terjadi karena rambut mengalami tahanan dari jaringan kulit yang lebih kaku dan keras, sewaktu batang rambut akan menenbus keluar kulit.

6.       Canities atau poliosis
Dengan canities atau poliosis dimaksudkan berubahnya rambut menjadi uban.Perubahan warna rambut menjadi kelabu atau putih terjadi karenan berkurangnya atau menghilangkan kulit rambut dalam kulit rambut. Hal ini dapat terjadi sebagai cacat bawaan atau diproleh semasa hidup.
a.    Canities congenitalis : keadakan ini terjadi cacat bawaan. Jarang-jarang meliputi rambut kepala pada albinisme. Lebih sering dijumpai canities congenitalis yang meliputi se-ikal rambut saja. Sifat ini diturun-temurunkan.
b.    Canities acquisita :menjadi kelabu atau putihnya rambut semasa hidup.
Ini dpat berlangsung secara cepat atau secara lambat :
-Canities senilis : berubahnya rambut menjadi uban karena usia yang lanjut. Pada usia lanjut proses-proses biologic mundur, juga aktivitas melanosit dalam umbi rambut.
- Canities praematura : perubahan rambut menjadi uban mulai pada usia muda, sehingga pada umur 25-30 tahun seluruh rambut kepala sudah menjadi uban. Sifat demikian seringkali diturun-temurunkan.
- Canities areata : keadakan berubahnya rambut menjadi uban pada satudaerah saja. Ini seringkali mengiringi alopecia areata yang sembuh.

7.     Trihotillomania
Pada kelainan ini si penderita mempunyai keinginan atau merasa dorongan untuk menggosok-gosok atau mencabur-cabut rambutnya, sehingga akibatnya seringkali adalah alopecia.


 By:klara ...